Menikmati Jeram dan Pahatan Dinding

Posted on Posted in blog

Tukang-jalan.com JALAN-jalan ke Pulau Bali amat sayang jika hanya dihabiskan untuk dugem atau berpanas-panas ria saja di pantai. Ekspolarsi lah tempat-temapt eksotik yang patu dinikmati dalam kemasan petualangan yang terhampar di Bali bahkan tersembunyi dari keramaian.

Salah satunya berada di Desa Payangan, Ubud, yakni Sungai Ayung. Selain menawarkan keindahan alam yang khas (jangan lupa pesan alam, jangan kau kotori dan cemari aku dengan sampah mu dan sayangilah aku seperti kamu menyangi dan peduli dirimu sendiri!). Sungai ini juga memberikan rezeki bagi sejumlah orang. Mereka memanfaatkan kontur sungai dan aliran airnya untuk mengadakan jasa arung jeram alias rafting.

Panjang sungai yang dimanfaatkan untuk arung jeram sekitar 11 kilometer. Sungai Ayung sendiri membelah hutan hujan tropis dan melewati sekitar lima kabupaten. Di kiri kanannya sahabat bisa melihat beragam jenis tumbuhan, termasuk satwa langka seperti burung kingfisher yang warnanya elok dipandang.

Sejumlah desa atau dusun yang berada di tepi aliran Sungai Ayung menjadi titik awal dimulainya arung jeram, semisal Desa Petang, Desa Carangsari, Dusun Beng, Dusun Sangut, Dusun Buangga, Dusun kesianan, dan Dusun Bena Carangsari.

Sekitar satu jam setelah dimulai, kalian akan disuguhi pemandangan unik berupa pahatan pada dinding batu yang menceritakan epos Ramayana sepanjang 200 meter. Menurut warga setempat, pahatan pada dinding batu tersebut digagas oleh seorang jenderal asal ali pada masa Orde Baru. Tak hanya disuguhi pahatan dinding, kalian juga bisa singgah di sebuah air terjun setinggi lebih dari 15 meter.

Bagi sahabat yang menyukai dan baru pertama kali berarung jeram atau tak bisa berenang, tak perlu khawatir. Sebab, semua penyedia jasa arung jeram di sini menerapkan prosedur keamanan berstandar international dengan peralatan yang sudah diuji. Jadi, selama kalian mengikuti aturan yang diberikan pemandu, niscaya akan aman.

Hampir saban hari ada sejumlah kelompok turis yang berarung jeram di sungi ini, baik turis asing maupun local. Pada waktu bertepatan dengan kedatangan rombongan sekitar 40 orang wisatawan berarung jeram dalam rangka merayakan ulang tahunnya. Mereka pun larut dalm ke rian yang mengasyikan, karena pengalaman berarung jeram ini kelihatannya dirasakan diluar rutinitas mereka sehari-hari bahkan dalam berwisata sekalipun. Mungkin?ayung-river-1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *